Pemkot Pontianak Diduga Serobot 2 Lahan Warga, Salah Satunya Tanah Wakaf Masjid

- Rabu, 22 Desember 2021 | 22:11 WIB
Herman Hofi Munawar (tengah) kedua warga yang merasa lahnnya diserobot oleh Pemkot Pontianak (Faisal Rizal)
Herman Hofi Munawar (tengah) kedua warga yang merasa lahnnya diserobot oleh Pemkot Pontianak (Faisal Rizal)

HALUAN KALBAR - Pemerintah Kota Pontianak diduga telah melakukan penyerobotan lahan milik dua warga, salah satunya adalah tanah wakaf milik masjid.

Pengacara dari kedua korban, Herman Hofi Munawar menjelaskan ada warga yang mengadu ke dirinya terkait masalah tanah, yang pertama pihak pengurus Masjid Nurul Iman yang terletak di Kelurahan Sungai Beliung kecamatan Pontianak Barat.

Baca Juga: Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pelaku Pengeroyokan Karyawan Anteraja

"Dan yang satunya lagi adalah Muchsin Usman yang mengadu jika tanahnya yang berada di Pal 5  juga diserobot oleh Pemkot Pontianak ," ungkap Herman, Rabu 22 Desember 2021.

Dirinya sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh Pemkot Pontianak, karena menurut pengurus Masjid Nurul Iman ada sekitar 87 meter persegi lahan milik masjid yang hilang karena diambil untuk pembangunan perpustakaan sekolah.

"Dan yang lebih lucunya ada sertifikat diatas sertifikat," ucapnya.

Baca Juga: Oknum Pejabat Kejati NTT Ditangkap TIm Satgas 53 Kejagung

Sesuai dengan data yang ada, kata Herman tanah itu adalah milik Mochtar Abu yang diwakafkan ke masjid dan memang telah bersertifikat, namun ternyata muncul lagi sertifikat baru.

Sementara itu, pengurus masjid sangat membutuhkan tanah yang diserobot oleh Pemkot untuk keperluan parkir dan untuk kegiatan-kegiatan masjid lainnya.

"Yang membuat aneh justru Dispenda menerbitkan NJOP sebagai landasan untuk membayar PBB seluas 445 meter sesuai dengan sertifikat yang diwakafkan," terangnya.

Halaman:

Editor: Syafarudin Ariansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polresta Pontianak Gelar Vaksinasi Serentak

Sabtu, 27 November 2021 | 19:18 WIB

Terpopuler

X