Sidang Lanjutan Perkara KDRT Terdakwa Ali Sabudin Ditunda, Pengacara: Banyak Ketimpangan di BAP

- Rabu, 1 Desember 2021 | 18:55 WIB
Pengacara terdakwa Ali Sabudin, Arry Sakurianto (Haluan Kalbar)
Pengacara terdakwa Ali Sabudin, Arry Sakurianto (Haluan Kalbar)

Pihaknya, kata Arry merasa diuntungkan dengan kelanjutan perkara ini karena akan lebih tahu berkas perkaranya dan mengapa perkara ini sampai naik ke pengadilan.

"Kita juga heran mengapa perkara ini bisa berlanjut, karena pelaporan yang dilakukan Lily Susianti ke Ali Sabudin terjadi pada tahun 2011. Kok ditahun 2021 perkara itu dinaikkan. Ada apa ini?" ucapnya heran.

Menurutnya, jika kasus ini adalah kasus pembunuhan yang tingkat pengungkapannya sangat sulit maka sangat wajar dengan rentang waktu bertahun-tahun. Namun ini kasus hanya kasus dugaan KDRT.

Baca Juga: Sidang Dugaan Kasus Terorisme Munarman Ditunda PN Jaktim

Apalagi, katanya jika kasus ini banyak ketimpangan-ketimpangan di dalam berkas, sehingga diharapkan dengan kelanjutan perkara ini akan terungkap semua kebenarannya.

"Kami menduga jika naiknya berkas perkara ke PN Pontianak ini penuh dengan rekayasa, karena perkara ini memang sangat tidak masuk akal. Seharusnya perkara ini 6 bulan sudah selesai, tapi ini sudah lebih dari 10 tahun," bebernya.

Dikatakannya, jika berkas perkara itu yang paling lama di kepolisian, karena LP-nya 2011, sedangkan tahap duanya 1 September 2021 dan memang selama itu penyidik tidak pernah memberitahu terdakwa baik secara lisan maupun dengan tulisan.

"Padahal kita ketahui berkas itu sudah ada pencabutan laporan pada tahun 2011, namun tiba-tiba pada tahun 2015 si pelapor yakni Lily Susianti mendatangi penyidik kepolisannya agar berkas perkara yang dilaporkannya kembali dinaikkan. Namun yang lebih lucu saat mendatangi polisi status Lily adalah Daftar Pencarian Orang (DPO). Kok bisa DPO datang ke penyidik kepolisian untuk mencabut laporan," tanya Arry heran.

Baca Juga: Nekad Gelar Reuni 212, Ini yang akan Dilakukan Polisi

Ia menambahkan, selama 30 tahun jadi pengacara, kata Arry baru kali inilah dirinya menemukan berkas perkara yang hancur seperti ini.***

Halaman:

Editor: Syafarudin Ariansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polresta Pontianak Gelar Vaksinasi Serentak

Sabtu, 27 November 2021 | 19:18 WIB

Terpopuler

X