Sebanyak 2.500 Hunian akan Dibangun oleh Pemerintah untuk ASN TNI-Polri di IKN Baru

- Kamis, 3 Februari 2022 | 16:41 WIB
[ILUSTRASI] Konsep IKN Baru (dok, Ekonomi Bisnis.com)
[ILUSTRASI] Konsep IKN Baru (dok, Ekonomi Bisnis.com)

HALUAN KALBAR - Sebanyak 2.500 unit hunian akan dibangun oleh pemerintah di kawasan ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur.

Nantinya, ribuan unit hunian itu diperuntukkan bagi aparatur sipil negara (ASN) dan TNI/Polri.

"Dalam rapat koordinasi, PUPR menyampaikan kesiapan untuk membangun 2.500 unit hunian untuk pemindahan ASN serta anggota TNI/Polri di tahap awal kawasan IKN," kata Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Febry Calvin Tetelepta, Jakarta, Kamis 3 Februari 2022.

Dikatakan Febry, jumlah unit yang dibangun itu belum sebanding dengan jumlah ASN atau anggota TNI/Polri yang dipindahkan ke kawasan IKN baru.

Baca Juga: Covid-19 Naik Lagi di Tanah Air, MUI: Salat Jumat Bisa Diganti Salat Zuhur

"Pembiayaan PUPR hanya cukup untuk 2.500 hunian, sedangkan pemindahan ASN termasuk TNI-Polri pada tahap awal sebanyak tujuh ribu lebih," sambungnya.

Kendati demikian, Febry menegaskan pembiayaan itu tidak akan menjadi hambatan bagi pembangunan ribuan unit hunian tersebut.

Ia juga menyebut pemerintah kini tengah menyiapkan rumusan skema pembiayaan lain, baik melalui kerjasama pemerintah dan badan usaha atau pemberdayaan peran swasta.

Febry memastikan, akan ada 7.687 ASN, anggota TNI dan Polri yang akan pindah ke ibu kota negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur untuk tahap pertama. Jumlah itu diketahui dari data sementara Bappenas.

Baca Juga: Sidak ke Tempat Hiburan Malam, Satu Pengunjung Bar Code Senopati Reaktif Covid-19

"Rencana jumlah ASN dan anggota TNI-Polri yang akan dipindahkan ke IKN pada tahap awal, yakni sebanyak 7.687 orang. Dengan rincian 1.971 ASN dan 5.716 TNI/Polri termasuk Paspampres, BIN, dan jajarannya. Jumlah itu masih belum final ya, karena belum ada keputusan secara resmi," ujarnya.

Editor: Syafarudin Ariansyah

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wapres sebut Kemiskinan Ekstrem ada di Pesisir Pantai

Jumat, 3 Desember 2021 | 12:19 WIB

Terpopuler

X