Polisi Siap Tindak Tegas Pelanggaran dan Penyimpangan Karantina

- Sabtu, 5 Februari 2022 | 20:43 WIB
Ilustrasi karantina karena Covid-19  (Pixabay / Alexey_Hulsov / Cover Both Side)
Ilustrasi karantina karena Covid-19 (Pixabay / Alexey_Hulsov / Cover Both Side)

HALUAN KALBAR - Polri tidak akan segan-segan menindak pelaku pelanggaran dan penyimpangan kekarantinaan. 

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menuturkan, Kapolri sudah memerintahkan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri untuk membentuk tim mengusut adanya dugaan pelanggaran dan penyimpangan dalam kekarantinaan.

"Tim sedang bekerja, sudah melakukan komunikasi, koordinasi, verifikasi, dengan berbagai pihak mulai keimigrasian, kekarantinaan kesehatan kemudian satgas covid, pengelola bandara hingga petugas di bandara, sampai dengan ke hulunya adalah pihak PHRI yang mengelola jasa hotel tempat WNA maupun WNI yang karantina," katanya, Sabtu 2022.

Baca Juga: Riset : Anak Muda yang Keseringan Main TikTok Lebih Gampang Mengalami Gangguan Mental

Hingga kini, kata Dedi, penyidik masih melakukan penyelidikan apakah ada tindak pidana dalam proses kekarantinaan. Jika memang ada dan ditemukan alat bukti, maka penyidik tak segan menetapkan tersangka.

"Siapa saja yang terbukti melakukan pelanggaran kekarantinaan dari hulu hingga hilir akan dilakukan tindakan tegas," ujarnya.

Dedi menjelaskan, beberapa kasus pelanggaran kekarantinaan terjadi karena adanya blank area dari seseorang baik warga negara asing (WNA) maupun warga negara Indonesia (WNI) saat keluar pesawat hingga menuju Imigrasi.

Baca Juga: Polisi Mengaku Belum Terima Surat Permohonan Penangguhan Penahanan dari Adam Deni

"Di situ blank area yang memungkinkan terjadinya pelanggaran dan penyimpangan kekarantinaan. Terjadi transaksional sehingga WNA dan WNI yang harusnya karantina di tempat yang sudah disiapkan tapi tidak dilakukan," katanya.

Untuk meminimalisir hal tersebut, jenderal bintang dua ini menuturkan Polri sudah melaunching Aplikasi Monitoring Karantina Presisi. Namun, ia juga menuturkan perlu kerja sama dari stakeholders lainnya seperti Satgas Covid-19 dan TNI melakukan pengawasan secara konvensional.

Halaman:

Editor: Syafarudin Ariansyah

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X