HALUANKALBAR.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah menyetujui larangan buka puasa bersama bagi pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerahnya.
Ganjar menegaskan bahwa langkah ini diperlukan untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19 selama masa transisi pandemi menuju endemi.
Dalam keterangan tertulis pada Minggu 26 Maret 2023, Ganjar mengatakan bahwa situasi saat ini membutuhkan kewaspadaan dari semua pihak.
Baca Juga: DPR Ungkap RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga akan Diformulasikan untuk Mendukung Para Pekerja
"Kita mesti menterjemahkan sebagai situasi. Satu, karena kita menuju endemi maka kita berhati-hati," kata Ganjar, dikutip Minggu, 26 Maret 2023.
Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, pengalaman sebelumnya penyelenggaraan acara buka puasa bersama biasanya diikuti dengan cerita keramaian yang berpotensi pada sebaran kasus Covid yang meningkat.
"Saya kira, buka bersamanya mesti diartikan dalam sebuah kesederhanaan saja," ucapnya
Keputusan presiden melarang buka puasa bersama bagi pejabat, sangat di setujui oleh Ganjar Pranowo, terlebih larangan buka puasa bersama bagi pejabat dan ASN di Jawa Tengah
Apalagi saat ini juga sedang ramai isu-isu pamer kekayaan dan kemewahan di tengah masyarakat.
"Saya kira dalam konteks hari ini, saya setuju dihindari dulu ya. Kemarin, beberapa hari kan terlihat cerita-cerita yang seperti pamer ya. Mudah-mudahan kalau mengadakan buka ya buka yang sederhana, bersama keluarga tidak ada unsur pamernya, setuju saya," tandasnya.
Adapun larangan itu tertuang pada Surat Sekretaris Kabinet Nomor 38/Seskab/DKK/03/2023 tentang arahan terkait penyelenggaraan buka puasa bersama yang telah dikonfirmasi Sekretaris Kabinet Pramono Anung pada Rabu 22 Maret 2023. ***
Artikel Terkait
Dipecat Bayern Munchen, Julian Nagelsmann Gantikan Antonio Conte di Tottenham
Tim Gabungan Gagalkan Peredaran Ganja dari Kota Medan di Kalimantan Barat
Pria di Jepang Hadiahi Pernikahan Putri Tirinya dengan Video Seks
Pelaku Balap Liar dan Perang Sarung selama Bulan Ramadhan di Pontianak Akan Ditindak Tegas