Atasi Stunting, Bupati Landak Minta OPD Segera Beraksi

- Rabu, 1 Desember 2021 | 23:59 WIB
Bupati Landak Karolin Margret Natasa (Istimewa)
Bupati Landak Karolin Margret Natasa (Istimewa)

 

HALUAN KALBAR - Bupati Landak Karolin Margret Natasa meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera beraksi dalam percepatan pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi melalui 8 aksi konvergensi.

"Aksi dalam menurunkan stunting ini sudah menjadi Program Prioritas Nasional Tahun 2021 dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024," katanya, Rabu 1 Desember 2021.

Baca Juga: Bengkel Las di Duren Sawit Terbakar, Ini Penyebabnya

Menurutnya, prevalensi atau proporsi dari populasi yang memiliki karakteristik yang dalam jangka waktu tertentu tersebut tersebar di seluruh provinsi di Indonesia yang ditargetkan turun menjadi 14 persen ditahun 2024.

Upaya percepatan penurunan ini, kata Karolin menjadi salah satu proyek prioritas dan percepatan penurunan kematian ibu dan stunting masuk didalamnya.

Dikatakannya, intervensi spesifik dan sensitif telah dilakukan banyak namun kasus tersebut masih tinggi.

"Secara keseluruhan kasus Stunting saat ini masih cukup tinggi. Hal ini dikarenakan belum adanya instrumen dalam bentuk kegiatan yang digunakan untuk meningkatkan pelaksanaan integrasi intervensi gizi dalam penurunan stunting program disasaran penerima manfaat yaitu rumah tangga dengan 1000 hari pertama kehidupan (1000 HPK)," terang Karolin.

Baca Juga: Sidang Lanjutan Perkara KDRT Terdakwa Ali Sabudin Ditunda, Pengacara: Banyak Ketimpangan di BAP

Karolin juga mengatakan bahwa aksi konvergensi harus segera dilakukan oleh OPD terkait dalam menurunkan stunting dengan mengejar penurunan angka stunting di Kabupaten Landak.

Halaman:

Editor: Syafarudin Ariansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

TNI AU dan TUDM Gelar Latihan Bersama

Senin, 29 November 2021 | 23:08 WIB

Terpopuler

X