Polisi Mengaku Belum Terima Surat Permohonan Penangguhan Penahanan dari Adam Deni

- Sabtu, 5 Februari 2022 | 19:56 WIB
Adam Deni (Wartasambasraya.Pikiran-Rakyat.com)
Adam Deni (Wartasambasraya.Pikiran-Rakyat.com)

HALUAN KALBAR - Polisi mengaku belum menerima surat permohonan penangguhan penahanan dari Adam Deni selaku tersangka terkait kasus pengunggahan dokumen elektronik di media sosial tanpa izin atau ilegal akses.

"Sudah dicek, kami belum terima," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Sabtu 5 Februari 2022.

Dikatakan Dedi, setiap tersangka berhak mengajukan permohonan penangguhan penahanan kepada penyidik. Nantinya permohonan tersebut akan melalui proses asesmen untuk mengetahui diterima atau tidaknya.

Baca Juga: Usai Gorok Leher Istrinya, Pria di Pemangkat Ini Berusaha Bunuh Diri dengan Cara Minum Racun Rumput

"Itu merupakan hak konstitusional tersangka. Nanti penyidik akan melakukan asesmen untuk mengabulkannya atau tidak, semua menjadi pertimbangan dari penyidik," jelasnya.

 

Sebelumnya, penyidik Dittipidsiber Bareskrim Polri menetapkan Adam Deni sebagai tersangka setelah meringkusnya pada Selasa 1 Februari 2022 sekitar pukul 19.00 WIB.

"AD diamankan oleh penyidik Ditipidsiber Bareskrim Polri terkait dengan tindak pidana melakukan upload atau mentransmisikan dokumen elektronik yang dilakukan oleh orang yang tidak berhak sebagaimana pasal 48 (1) 2 3 jo pasal 32 ayat 1 2 dan 3 UU ITE," jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan.

Baca Juga: Pesawat Diduga Milik Alien Tertangkap Satelit Terparkir di Area 51

Ramadhan menjelaskan, Adam Deni diduga telah melakukan tindak pidana mengunggah dan mentransmisikan dokumen elektronik milik orang lain tanpa izin.

Penyelidikan kasus ini berawal saat polisi menerima laporan terhadap Adam Deni bernomor LP/B/0040/I/2022/SPKT/Direktorat Tindak Pidana Siber tanggal 27 Januari 2022 yang dilaporkan oleh seseorang berinisial SYD.

Halaman:

Editor: Syafarudin Ariansyah

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X